Nama Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB yang Lolos Verifikasi
No Nama Pasangan Partai Pengusung Jumlah Kursi di DPR /Akumulasi Suara Sah Ket.
NOMOR URUT 1: Ir. H. Nanang Samodra KA, MSc - Muhammad Jabir, SH.MH (Naja)
1. P. Demokrat 80.801 suara sah Memenuhi Syarat
2. PAN 111.762 suara sah
3. PNUI 25.786 suara sah
4. PSI 35.109 suara sah
5. PKPB 41.174 suara sah
persentase 15.38 %
NOMOR URUT 2: TGKH.Zainul Majdi, MA –Ir. H. Badrul Munir, MM (Baru)
1. PBB 6 Kursi Memenuhi Syarat
2. PKS 6 Kursi
persentase 21,81 %
NOMOR URUT 3: Drs. H.L. Serinata - H.M. Husni Djibril (Serius)
1. P. Golkar 15 Kursi Memenuhi Syarat
2. PDIP 6 Kursi
3. PBR 5 Kursi
4. P. Patriot 1 Kursi
persentase 49,07 %
NOMOR URUT 4: Dr. Zaini Arony, MPd-H. Nurdin Ranggabarani, SH. MH (Zanur)
1. PPP 6 Kursi Memenuhi Syarat
2. PKB 3 Kursi persentase 16,36 %
sumber: suaraNTB.com



Saya sebagai masyarakat yang awam politik terutama sekali tentang PULKADA NTB (karena saya berdomisili di Semarang-Jateng), setelah menyaksikan debat Cagub & Cawagub yang disiarkan TV One semalam, alangkah bahagainya masyarakat NTB yang dalam menyambut Pesta Demokrasi (PILKADA) memiliki 4 Pasang Calon yang mempunyai kualitas diatas rata-rata sebagai Calon Pemimpin NTB kedepan, semoga hal ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat NTB sebaik mungkin dalam keikut sertaannya dalam PILKADA NTB kali ini, yang mengawali Era Pemilihan Langsung oleh masyarakat NTB karena ini Pertama Kali kan ? oleh sebab itu gunakan kesempatan tersebut dan jangan sia-siakan suara anda, agar tidak terjadi seperti PILKADA di Jawa Tengah, karena yang menang adalah GOLPUT (44%), sementara Pasangan yang Unggul memperoleh 43%…..sebagai pelajaran kita agar kita khususnya masyarakat NTB tidak menyesal di belakang hari. Komentar saya setelah menyaksikan acara Debat Cagub & Cawagub, itupun kalau boleh saya ikut berkomentar :
1. Semua Pasangan Calon punya visi & misi sangat bagus-bagus dan menjanjikan Perubahan bagi Masyarakat NTB. Hal ini memang harus dimiliki oleh setiap Calon Pemimpin.
2. Dalam penjabaran visi & misi semua Pasangan calon sangat jelas dalam menjelaskan visi misinya masing-masing, walau waktu yang diberikan hanya 1 menit
3. Begitu juga dalam menjawab Pertanyaan yang diajukan oleh Para Panelis (Penguji) dan atau pertanyaan yang diajukan Oleh Para Calon Pesaingnya , dapat dijawab dengan baik oleh semua pasangan calon.
Satu hal yang membuat Saya kagum dari semua pasangan calon adalah Pasangan Calon No. Urut 1 (NAJA), yang mana hanya Pasangan Ini yang telah melakukan ” KONTRAK POLITIK ” dengan Masyarakat NTB, yang mana bunyi salah satu butirnya adalah ” SIAP MUNDUR ” apabila Pasangan ini terpilih menjadi Gubernur & Wakil Gubernur dan dalam waktu 3 tahun kepemimpinannya Tidak Terjadi PERUBAHAN yang mendasar bagi Masyarakat NTB….Sementara Pasangan calon yg lain tidak punya keberanian untuk hal yang ini, bahkan ada Pasangan yg tidak berani menjawab Ketika Pertanyaan Mundur ditanyakan oleh Penguji, sementara SAP MUNDURnya Pasangan NAJA tsb tidak pernah ditanyakan atau disinggung oleh Para Penguji, jadi pernyataan Pasangan NAJA yang SIAP MUNDUR terucap sendiri.
Nah sekaranglah saatnya Masyarakat dapat menilai dengan sebijak mungkin dalam menentukan Pilihannya, ingat kita memilih harus berdasarkan Pertimbangan Pribadi yang bebas tanpa ada Intervensi baik dari Ormas, Organisasi Politik, Suku, Ras, dan Agama apalagi dengan Politik Uang, serta Fanatisme semata…..karena sejatinya Demokrasi adalah KEBEBASAN itu sendiri.
Sukses PILKADA NTB yang Damai….
Ingat Batur Sasak, Tau Samawa, serta Dou Mbojo tanggal 7 Juli 2008 mari datang beramai-ramai ke TPS masing-masing dan gunakanlah hak suara Anda sebaik mungkin…..Wassallam
Pagi ini saya membaca koran Lombok Post dan mendapati berita tentang adanya “black campaign” yang menimpa Pasangan SERIUS dan NAJA. Satu orang ditangkap di wilayah operasi Polres Senggigi, -saya kurang ingat dimana-.
Selebihnya nuansa Pilgub lumayan kondusif. Selain adanya praktek Money Politics yang dilakukan oleh beberapa pasangan calon yang tentunya
tidakakan saya pilih karena kecurangan tersebut.Semoga saja pemimpin NTB yang terpilih nanti akan punya perhatian terhadap aktifitas “netting” yang tengah menjamur di kalangan remaja di Pulau Lombok -sebagian besar melalui friendster.com- dengan memanfaatkan peluang tersebut untuk lebih meningkatkan minat dan sarana bagi para pelajar untuk mengakses internet dan mengembangkan kemampuan mereka di bidang web dan kroni-kroninya.
Salut untuk SMA Negeri 1 Mataram yang telah menerapkan pengajaran berbasis jaringan dan berbagai kelebihan lainnya. Semoga sekolah-sekolah lainnya dapat mengikuti jejak yang -menurut saya- sangat positif tersebut…