Projek: Portal Kamus Sasak

Sekilas Bahasa Sasak

Bahasa Sasak, terutama aksara (bahasa tertulis) nya sangat dekat dengan aksara Jawa dan Bali, sama sama menggunakan aksara Ha Na Ca Ra Ka …dst. Tapi secara pelafalan cukup dekat dengan Bali.

Menurut ethnologue yang mengumpulkan semua bahasa di dunia, Bahasa Sasak merupakan keluarga (Languages Family) dari Austronesian Malayo-Polynesian (MP), Nuclear MP, Sunda-Sulawesi dan Bali-Sasak.

Sementara kalau kita perhatikan secara langsung, bahasa Sasak yang berkembang di Lombok ternyata sangat beragam, baik dialek (cara pengucapan) maupun kosa katanya. Ini sangat unik dan bisa menunjukkan banyaknya pengaruh dalam perkembangannya. Saat Pemerintah Kabupaten Lombok Timur ingin membuat Kamus Sasak saja, mereka kewalahan dengan beragamnya bahasa sasak yang ada di lombok timur, Walaupun secara umum bisa diklasifikasikan ke dalam: Kuto-Kute (Lombok Bagian Utara), Ngeto-Ngete (Lombok Bagian Tenggara), Meno-Mene (Lombok Bagian Tengah), Ngeno-Ngene (Lombok Bagian Tengah), Mriak-Mriku (Lombok Bagian Selatan).

Membangun Portal Kamus Sasak

Komunitas Sasak yang tergabung dalam milinglis Sasaknese Community (sasaknese@yahoogroups.com) kembali menggarap projek kedua setelah berhasil membangun Situs Komunitas Sasak (www.sasak.org).

sampai saat ini, Projek Pembangunan Portal Kamus Sasak, masih dalam tahap pembangunan, websitenya yang beralamat di kamus.sasak.org sedang digarap oleh Mamiq ewin, salah seorang milisi Komunitas Sasak. Rencana kami, konten kamus ini akan digarap secara bersama sama oleh sekitar 60 orang milisi Sasaknese Community, selain untuk meringankan pekerjaan, juga untuk menampung berbagai keragaman kosakata dan dialek sasak yang berkembang dalam Masyarakat Sasak.

Ingin berkontribusi

kami sangat senang jika semeton sekalian ingin turut bekerjasama bahu membahu, silahkan bergabung dalam milis Sasaknese Community, kirim email ke sasaknese-subscribe@yahoogroups.com

 Sejak 28 Januari, Website Kamus Sasak sudah bisa dikunjungi

Matur Tampi Asih,

Lalu Muhamad Jaelani

8 thoughts on “Projek: Portal Kamus Sasak”

  1. situs sasaq – english di http://www.basesasak.web.id

  2. Terimakasih Pak Haji Minandar atas informasinya.

    btw. Situs Kamus Bahasanya, lagi ndak bisa diakses Pak.

    Not Acceptable

    An appropriate representation of the requested resource / could not be found on this server.

    Additionally, a 404 Not Found error was encountered while trying to use an ErrorDocument to handle the request.

  3. wah mana up date-an nya neh ?!

  4. tapi ciri khas sasak sepeleng jangan di hilangkan ya miq (bhasa indonesia + sasak) inak2 di praya banyak yg mengunakan sasak sepeleng spt contoh: “jangan dong sayur saya diregak regak”
    “lelah saya nongak nongak” “kapan kita bedait” dan yg paling sering digunakan kata “lasingan” semoga ciri khas sasak sepeleng ini bisa menjadi ciri khas orang sasak…..

  5. lasingan ….
    diregak…
    bedait….

    kangennya…
    (‘kangen’ ndek arak lek kamusne) ^^

    salut! dsempurnain terus ya projectnya….

  6. Bhs sasak memang unik mulai dari penggunaannya sesama sasak bisa di dengar seperti kata TE,NE jadi TENE ini merupakan gbungan bhs loteng lobar dan di lotim memakai ‘Tene’ sementara antara melayu sasak bisa kata GUNUNG GANANG, NYAPU NYAMPAT,nah bukan hal yang mustahil di masa depan akan ada inggris sasak seperti MaraxLIKE digbungkan jadi satu hehe salam kenal semoga sasak sukses

  7. Sukses selalu, bangga melihat sosok generasi muda Lombok yang sukses hingga luar negeri

  8. Jadi rindu lombok…. Kampungku nan jauh di sana…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s